Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Skandal Korupsi Dana Desa Tawabi, Puncak Gunung Es Masalah Dana Desa di Halmahera Selatan

Admin Redaksi
Selasa, 07 Oktober 2025
Last Updated 2025-10-08T01:59:22Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini
Kepala Desa Tawwabi

NewsChannel.id – Dugaan skandal korupsi dana desa Tawabi, Kecamatan Bacan Barat, yang menyeret nama Kepala Desa Rais Conoras, hanyalah salah satu potret dari banyaknya persoalan dana desa di Halmahera Selatan, Rabu 8/10/2025

Masyarakat menilai, kasus ini bukanlah fenomena tunggal, melainkan puncak gunung es dari carut-marut pengelolaan dana desa yang rawan penyimpangan.

Data yang dihimpun menunjukkan, sejak tahun 2021 hingga 2024 Desa Tawabi telah mengalokasikan lebih dari Rp565 juta untuk rehabilitasi balai desa. Namun ironisnya, bangunan yang seharusnya difungsikan sebagai pusat aktivitas masyarakat itu tetap rusak dan terbengkalai. 

Sementara itu, rumah pribadi Kepala Desa dijadikan balai desa sementara, menimbulkan kecurigaan adanya penyelewengan anggaran.

Namun masyarakat menegaskan, Tawabi bukanlah satu-satunya desa bermasalah. Banyak desa lain juga disinyalir terjerat kasus serupa, hanya saja laporan masyarakat kerap berakhir tanpa tindak lanjut. 

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa ada perlindungan politik dari Bupati terhadap kepala desa bermasalah.

“Ini bukan soal satu desa. Banyak sekali kepala desa yang aman-aman saja meski ada laporan. Dugaan kami karena ada perlindungan politik dari Bupati demi kepentingan Pilkada,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Sebagian masyarakat menyebut perlindungan tersebut erat kaitannya dengan “balas jasa politik”. Banyak kepala desa diduga sudah mengeluarkan dana pribadi untuk mendukung pencalonan Bupati sebelumnya. 

Dengan dalih itu, keluhan masyarakat kerap dipandang sebelah mata dan hanya berakhir menjadi “angin lalu”.

Dalam situasi ini, peran Inspektorat dinilai mandul karena dianggap rawan intervensi dari kepala daerah. Sebaliknya, publik mendesak Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan segera turun tangan dan mengambil alih penyelidikan agar hukum tidak tumpul ke bawah.

Kasus Tawabi kini menjadi sorotan utama. Namun lebih dari itu, masyarakat berharap penegak hukum berani membongkar “skandal berjamaah” yang diduga melibatkan banyak desa di Halmahera Selatan.

“Skandal dana desa tawabi dan desa desa lain harus di proses dan segera di audit, kalau di biarkan itu berarti hukum kita masih tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegas aktivis mahasiswa Bacan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Desa Tawabi Rais Conoras belum merespons upaya konfirmasi. 

Sementara pihak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan masyarakat yang meminta Kejaksaan mengambil alih seluruh dugaan kasus korupsi dana desa.


Redaksi
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Related Posts