Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Publik Soroti Kekayaan Fantastis Raffi Ahmad, Dugaan Penggelapan Pajak Rp300 Miliar Jadi Perbincangan

Admin Redaksi
Minggu, 21 September 2025
Last Updated 2025-09-21T08:39:24Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini
Klik untuk tambah keterangan

Jakarta, NewsCenel.id – Nama Raffi Ahmad kembali menuai kontroversi setelah isu mengenai kekayaan pribadinya yang disebut mencapai lebih dari Rp1 triliun merebak luas di media sosial. Sorotan publik semakin menguat karena muncul dugaan penggelapan pajak hingga Rp300 miliar, yang dianggap tidak sebanding dengan harta yang dilaporkan.

Isu tersebut bermula dari diskusi warganet yang mempertanyakan asal-usul kekayaan Raffi Ahmad. Banyak yang menilai, jumlah aset yang begitu besar terasa janggal jika dibandingkan dengan kewajiban pajak yang ia setorkan. Bahkan sebagian komentar menuding adanya indikasi pencucian uang atau dugaan keterlibatan pihak lain. 

“Kalau benar harta triliunan tapi pajak hanya miliaran, itu sangat tidak masuk akal,” tulis salah satu unggahan yang viral, Minggu 21/09/2025.

Sorotan semakin tajam setelah potongan pernyataan pengamat Kisman Latumakulita dalam sebuah podcast beredar luas. Kisman menekankan, seorang pejabat negara harus menjadi contoh dalam kepatuhan pajak. 

Ia memperkirakan, bila total kekayaan mencapai Rp1 triliun, maka pajak progresif yang semestinya dibayar bisa berada di kisaran Rp330–Rp340 miliar. Namun informasi yang berkembang justru menyebut setoran pajak Raffi hanya sekitar Rp1 miliar.

“Bagi pejabat publik, persoalan pajak bukan hal kecil. Di banyak negara maju, skandal seperti ini bisa menjatuhkan reputasi dan karier politik,” tegas Kisman dalam pernyataannya.

Reaksi publik pun terbagi. Sebagian pihak mendorong otoritas perpajakan dan aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan audit menyeluruh. Mereka menilai keterbukaan data akan menjadi kunci untuk menghentikan spekulasi dan mengembalikan kepercayaan publik.

Namun, kelompok lain beranggapan bahwa isu ini berpotensi dilebih-lebihkan. Tanpa bukti konkret, tuduhan penggelapan pajak dikhawatirkan hanya menjadi fitnah yang merusak reputasi seorang figur publik. Mereka menegaskan pentingnya prinsip praduga tak bersalah hingga ada klarifikasi resmi.

Hingga kini, Raffi Ahmad sendiri belum memberikan pernyataan langsung terkait isu yang menyeret namanya. Publik masih menunggu kejelasan dari pihak terkait, terutama Direktorat Jenderal Pajak, untuk memastikan apakah kabar ini sekadar rumor yang dibesar-besarkan, atau justru persoalan serius yang menuntut penyelidikan lebih lanjut.



Redaksi
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Related Posts